
Dalam sebuah tangki riak, gelombang yang dihasilkan dari sumber titik yang diam akan merambat secara simetris. Ketika sumber gelombang bergerak, gelombang yang terbentuk bergerak ke arah yang sama dengan arah gerak sumber gelombang. Sebaliknya, gelombang yang bergerak ke arah yang berlawanan akan membuat pola di mana sumber gelombang dan gelombang akan saling menjauhi satu sama lain. Jika sumber gelombang bergerak lebih cepat daripada perambatan gelombang maka akan terbentuk pola gelombang yang berbeda. Fenomena serupa dapat diamati pada penerbangan pesawat jet supersonik.
Kecepatan bunyi di udara adalah 331 m/s atau 1.192 km/jam. Jet supersonik dapat terbang dengan kecepatan lebih besar daripada kecepatan bunyi. Kecepatan supersonic dinyatakan dalam satuan Mach. Cepat rambat bunyi di udara sekitar 1 Mach sedangkan jet supersonik 2.700 km/jam atau sekitar 2,5 Mach.
Jika sumber gelombang yang tidak bergerak mengeluarkan gelombang bunyi maka medan-medan gelombang yang terbentuk memiliki jarak yang sama. Ketika sumber gelombang bergerak maka timbul efek Doppler karena kecepatan sumber gelombang lebih kecil daripada kecepatan bunyinya. Ketika kecepatan pesawat jet mendekati kecepatan suara maka puncak gelombang bunyi menumpuk satu sama lain di depan pesawat. Ini membuat jet harus memiliki kekuatan yang besar untuk dapat memindahkan massa udara yang ada di depannya karena hambatan udara semakin besar. Fenomena ini disebut rintangan suara (sound barrier).

Jika sumber gelombang bunyi bergerak dengan kecepatan supersonik (diatas kecepatan suara) maka interferensi medan-medan gelombang yang terbentuk lingkaran membentuk daerah tekanan V seperti terlihat pada gambar di atas. Interferensi konstruktif oleh beberapa gelombang yang dihasilkan oleh kecepatan supersonic sering disebut sebagai gelombang kejut (shock wave).
Pesawat jet yang terbang dengan kecepatan supersonik mengeluarkan energi bunyi yang dahsyat. Energi yang besar itu dapat merusak pendengaran manusia yang efeknya disebut dentuman sonic (sonic boom). Selain itu, dentuman sonik juga dapat merusak bangunan fisik, seperti jendela dan struktur banguna gedung dan rumah. Dentuman sonik juga dapat mengakibatkan kerusakan mental bagi manusia yang terkena efeknya.