Pengendapan Elektrostatik

Bagian dalam cerobong asap di pabrik-pabrik memiliki medan listrik yang bereaksi dengan partikel-partikel bermuatan dari abu atau debu yang melayang-layang didalamnya. Medan listrik ini dapat mengikat partikel-partikel tersebut di seluruh bagian dalam dinding cerobong asap. Kita mengetahui bahwa medan listrik dapat menangkap banyak partikel debu. Dengan teknik ini kita dapat mengurangi jumlah polusi udara akibat debu dan asap pabrik.

Di semua jenis proses industri, termasuk pembakaran bahan bakar untuk produksi energi dan proses kimia serta peleburan materi, sejumlah besar partikel dihasilkan sebagai asap buang dan dikeluarkan melalui cerobong asap. Jika parikel-partikel polutan tersebut dapat disaring dan ditangkap dalam cerobong asap maka akan efektif untuk mengurangi polusi udara.

Salah satu cara efektif dan murah untuk mengurangi jumlah partikel gas buangan adalah menggunakan teknik pengendapan elektrostatik yang ditekukan pada tahun 1905 oleh kimiawan Amerika, Frederick G. Cottrell (1877-1948). Pengendap Cottrel bekerja pada proses yang disebut “corona discharging”. Bayangkan sebuah tabung silindris yang pada sumbunya dihubungkan sebuah kawat. Sebuah catu daya bertegangan tinggi dihubungkan pada tabung dan kawat. Tabung dihubungkan pada terminal positif catu daya dan kawat dihubungkan dengan terminal negatif. Jika tegangan dari catu daya sebesar 200 ribu volt dan jari-jari tabung 0,1 m maka intensitas medan listrik rata-rata pada tabung sebesar 2 MV/m. Nilai intensitas medan listrik ini seharusnya cukup rendah untuk tidak menghasilkan bunga api (electric sparks). Namun, garis-garis medan listriknya sangat dekat satu dengan yang lain dan bersebelahan dengan kawat di dalam tabung (ini berarti intensitas tinggi ada di dekat kawat dan intensitas rendah ada di dekat dinding tabung). Akibatnya di daerah ini terbentuk bunga api listrik permanen. Fenomena inilah yang disebut  corona discharging. Gas-gas yang berada di wilayah corona discharging terionisasi kuat sehingga api berwarna hijau terpancar dari atom-atom dan molekul-molekul gas tersebut. Elektron-elektron di wilayah corona saling bertumbukan dan kebanyakan melekat pada partikel debu yang tertarik ke dinding karena kini partikel-partikel tersebut menjadi bermuatan. Partikel-partikel debu ini selanjutnya berakumulasi di dinding dan akhirnya jatuh secara otomatis di baki/ wadah pengumpul. Jika sistem pengendapan Cottrell ini dijalankan dengan baik, maka akan sangat efektif dan efisiensinya bisa mencapai 99%. Namun, satu hal yang harus diingat adalah bahwa teknik ini hanya mengendapkan partikel polutan saja, bukannya gas berbahaya seperti sulfur dioksida (SO2). Untuk menghilangkan gas berbahaya dari buangan pabrik masih diperlukan metode lain yang lebih sulit dan mahal.

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini. Jika Anda membutuhkan bantuan, bertanyalah kepada orang-orang yang ramah di forum dukungan.