Anda telah mengetahui bahwa medan gravitasi dapat divisualisasikan dengan garis-garis medan. Garis-garis medan gravitasi adalah garis-garis bersambungan yang selalu berarah menuju ke massa sumber medan gravitasi. Semakin rapat garis-garis medan gravitasi di suatu tempat, semkain besar kuat medan gravitasi di tempat tersebut.
Hal ini juga sama dapat Anda jumpai dalam medan listrik, medan listrik juga dapat divisualisasikan dengan menggunakan garis-garis medan listrik. Benda yang bermuatan listrik dikelilingi sebuah daerah yang disebut medan listrik. Dalam medan ini, muatan listrik dapat dideteksi.

Berdasarkan gambar di atas, kita mendapatkan, (1) jumlah garis medan listrik yang meninggalkan muatan positif sama dengan jumlah garis medan listrik yang masuk ke muatan negatif. (2) garis-garis medan listrik di dekat tiap muatan hampir radial. (3) garis-garis medan yang sangat rapat di dekat setiap muatan menunjukkan medan listrik yang kuat di sekitar daerah ini.


Hukum Gauss adalah hukum yang menentukan besarnya sebuah fluks listrik yang melalui sebuah bidang. Gauss menurunkan hukumnya berdasarkan konsep garis-garis medan listrik. Fluks listrik didefinisikan sebagai jumlah garis-garis medan listrik yang menembus tegak lurus suatu bidang dan dapat dinyatakan sebagai berikut.

Berdasarkan konsep fluks listrik, Hukum Gauss dirumuskan oleh Carl Friedrich Gauss (1777-1855), menyatakan bahwa besar dari fluks listrik yang melalui sebuah bidang akan berbanding lurus dengan kuat medan listrik yang menembus bidang, berbanding lurus dengan area bidang dan berbanding lurus dengan cosinus sudut yang dibentuk fluks listrik terhadap garis normal. Atau dapat dinyatakan sebagai berikut.
“Jumlah garis-garis medan listrik yang menembus tegak lurus suatu permukaan tertutup (fluks listrik) sama dengan jumlah muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan tertutup itu dibagu dengan permitivitas udara ε0”.
